Kutai Kartanegara - Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Kukar, Bambang Arwanto memastikan pemerintah konsen terhadap kehadiran pemilih pemula ini. Karena selain pentingnya peran mereka dalam menyukseskan demokrasi, pemilih pemula juga berperan penting mendongkrak partisipasi pemilih Pilkada. Pemilih pemula atau Warga Negara Indonesia (WNI) yang baru berusia 17 tahun menjadi salah satu indikator terpenting untuk menyukseskan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2024, Selasa (19/11/2024).
Menurutnya, kehadiran pemilih pemula ini menjadi penentu kontestasi demokrasi dengan satu suara mereka. Di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), terdapat sekitar dua ribu pemilih pemula yang perlu mendapat perhatian pemerintah daerah setempat.
“Jumlah ini bukan angka kecil. Dua ribu suara bisa menjadi penentu hasil pemilu, jangan sampai ada satu pun pemilih pemula yang kehilangan haknya hanya karena keterlambatan administrasi,” ucapnya.
Bambang juga meminta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kukar untuk mempercepat penerbitan KTP elektronik (KTP-el) bagi pemilih pemula. Karnea dokumen administrasi ini menjadi kunci pemilih pemula untuk menyalurkan hak pilihnya.
“Ini adalah tanggung jawab kita bersama untuk menjamin keadilan demokrasi bagi semua lapisan masyarakat,” tegas Bambang.
Sementara, ia meminta koordinasi lintas sektor, termasuk kecamatan, desa, dan penyelenggara pemilu, agar tidak ada hambatan dalam memastikan hak pilih pemilih pemula terpenuhi. Baginya, pemilih pemula adalah generasi muda yang menjadi harapan bangsa. Hak mereka untuk memilih adalah langkah awal dalam berkontribusi membangun demokrasi yang lebih baik.
“Kukar telah menunjukkan kesiapan yang sangat baik. Dengan kerja keras dan dukungan semua pihak, kami yakin Pilkada akan sukses besar. Kami berdoa agar seluruh tahapan pemilu diberikan kelancaran dan keberkahan,” pungkasnya. (adv/diskomkukar/cy)
0 Comments:
Leave a Reply