Kutai Kartanegara - Dinas
Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kutai Kartanegara (Kukar), terus
berupaya meningkatkan status sejumlah desa. Terutama terkait Indeks Ketahanan
Sosial. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala DPMD Kukar, Arianto, (18/10).
Ia menjelaskan,salah satu
peningkatan Indeks Ketahanan Sosial, berupa pemenuhan tenaga medis. Seperti
dokter, perawat dan bidan di suatu desa. Dimana menjalin kerjasama dengan Dinas
Kesehatan (Dinkes) Kukar dalam hal pemenuhan nakes.
Disamping itu, proses
pengangkatan dan honorarium berasal dari Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD).
Agar pemenuhan perawat atau bidan bagi desa yang belum memilih nakes, bisa
segera terpenuhi.
“Salah satunya (upaya)
memenuhi kebijakan satu desa satu bidan dan perawat,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menerangkan
bahwa sumber daya manusia (SDM) pun diakui memang belum terpenuhi dan sangat
minim. Seperti halnya di Kecamatan Tabang. Meskipun sudah disiapkan
mekanismenya, baik itu proses rekrutmen hingga sistem honorariumnya, belum bisa
memenuhi kebutuhan nakes di daerah tersebut.
“Karena orang setempat tidak
ada SDM-nya, dan dari luar pun masih belum mau ke situ,” tutur Arianto.
0 Comments:
Leave a Reply