Kutai Kartanegara - Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dalam hal ini wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) perlahan-lahan dapat teratasi, termasuk memastikan bahwa saat ini sektor peternakan di wilayah Kukar telah berstatus zona hijau.
Pada kesempatannya, Kepala Bidang (Kabid) Peternakan dan Kesehatan Hewan Distanak Kukar, Aji Gazali Rahman, menyampaikan pernyataan tersebut setelah melakukan penelitian dan mencatat tidak adanya kasus PMK hingga saat ini. Gazali menekankan bahwa sejak awal masuknya wabah PMK di Indonesia, Kukar telah menerapkan langkah-langkah pencegahan, termasuk pemberian vaksin kepada seluruh hewan ternak, seperti sapi, kerbau, dan kambing.
“Saat ini dapat dipastikan bahwa tidak ada lagi kasus yang muncul,” ungkap Gazali pada Jumat (29/11/2024) tadi.
Kini, Kukar mendapatkan alokasi vaksin dari Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, yang disalurkan melalui Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim). Vaksin tersebut telah disuntikkan ke hewan ternak, baik untuk dosis pertama maupun dosis kedua
Menurutnya, kebutuhan vaksin PMK pada tahap pertama mencapai 10 ribu dosis untuk hewan ternak seperti kerbau dan kambing.
“Alhamdulillah, sampai saat ini Kukar telah berada di zona hijau dari kasus wabah PMK. Kami berkomitmen untuk menjaga status ini,” tutupnya. (adv/diskomkukar/cy)
0 Comments:
Leave a Reply