Kutai Kartanegara- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) akan melanjutkan pembangunan tahap dua Pasar Tangga Arung pada April 2024 dengan anggaran yang telah disiapkan senilai Rp250 miliar.
Total pembangunan Pasar Tangga Arung menghabiskan anggaran sekitar Rp400 miliar. Pada tahap pertama sudah dialokasikan dana sebesar Rp157 miliar melalui APBD 2023 untuk pembangunannya.
Bangunan yang nantinya akan menampung 700 pedagang tersebur ditargetkan rampung pembangunannya di akhir 2024 mendatang. Rencananya, para pedagang dipersiapkan menempati gedung baru di atas lahan seluas 3,5 hektare (ha) itu pada awal 2025.
"Karena waktunya juga mepet, nanti kalau lama-lama, kan mundur (pemindahan pedagang) susah juga. Mengikuti tahun anggaran saja sebenarnya, sampai akhir tahun. Jadi kalau nanti sampai tahun anggaran harusnya sudah selesai,” ucap Asisten II Setkab Kukar, Ahyani.
Ahyani mengatakan, Pemkab Kukar kini juga tengah fokus melakukan pembahasan terkait relokasi pedagang. Sementara, para pedagang bakal direlokasi ke wadah baru yang telah disiapkan, yakni bagi bagi pedagang pasar kering. Kemudian, pasar basah akan dipindah sementara di Pasar Mangkurawang II.
Data yang berhasil dihimpun, ada 358 pedagang akan dipindah ke Lapangan Pemuda dan 139 pedagang di Pasar Mangkurawang II. Targetnya, pedagang-pedagang yang berada di kawasan Pasar Tangga Arung harus dipindah sebelum bulan memasuki bulan puasa.
"Pada prinsipnya pedagang tetap kita pindahkan nanti. Nah untuk sisanya yang belum Itu mungkin dalam waktu dekat kita akan proses," ujarnya.
Sebagian pedagang sudah dibantu proses pemindahannya oleh pemerintah. Sebelumnya, proses relokasi telah dilakukan dengan jumlah 360 pedagang, dan masih tersisa 343 pedagang lagi.
"Setengahnya sudah berangkat, sisanya saja lagi yang belum. Masih kita carikan alternatif untuk prosesnya. Mungkin dalam waktu dekat kita akan proses,” pungkasnya. (Adv/Kukar/Ly)
0 Comments:
Leave a Reply