Samarinda - Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) tampil luar biasa dalam ajang Pra Pekan Olahraga Nasional (Popnas) Zona IV di Kendari, Sulawesi Tenggara. Kontingen pencak silat Kaltim berhasil meraih total 10 medali emas, 8 perak, dan 4 perunggu, serta menyabet gelar juara umum. Keberhasilan ini tak lepas dari komposisi atlet yang sangat solid, terdiri dari para pesilat muda berbakat yang sudah terbiasa berkompetisi di level nasional. Sri Murni, pelatih pencak silat Kaltim, mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian tersebut.
"Alhamdulillah, ini menjadi kelolosan terbanyak selama Kaltim mengikuti pra Popnas. Ini menunjukkan betapa solidnya tim kami," ungkap Sri Murni dengan penuh rasa bangga. Ia menjelaskan bahwa komposisi atlet yang dibawa ke Kendari merupakan pesilat-pesilat yang dibina secara khusus dan memiliki kualitas yang sangat baik. Sebagian besar atlet ini berasal dari Sekolah Khusus Olahraga Indonesia (SKOI), Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP), serta Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar Daerah (PPLPD), yang sudah memiliki dasar teknik yang kuat.
"Atlet kita ini rata-rata dari SKOI, PPLP, dan PPLPD, jadi memang sudah mempunyai basic yang kuat," lanjut Sri. Para atlet yang dibawa ke Kendari juga sudah terbiasa bertanding di berbagai kompetisi, baik di tingkat remaja maupun pra remaja. "Mereka sudah berpengalaman baik di kejuaraan pra remaja sampai kategori remaja seperti di pra Popnas ini," tambahnya. Keberhasilan di Pra Popnas ini semakin membuktikan bahwa Kaltim memang memiliki pesilat-pesilat berbakat yang siap bersaing di tingkat nasional.
Di ajang tersebut, Kaltim berhasil meloloskan 18 nomor tanding, dengan rincian 14 atlet di kategori tarung dan 4 nomor di kategori seni. Meskipun Jawa Timur menjadi pesaing utama di nomor seni, Kaltim tetap tampil dominan dengan total medali emas yang lebih banyak. "Kita bisa meraih banyak emas, ini berkat latihan keras dan persiapan yang matang dari para atlet," jelas Sri. Keberhasilan ini tentunya menjadi modal penting bagi Kaltim untuk bersaing di ajang Popnas yang lebih besar.
Sri Murni menambahkan, keberhasilan ini bukan hanya berkat kemampuan teknis atlet, tetapi juga dukungan dari pihak-pihak terkait, termasuk Dispora Kaltim yang selalu mendukung pembinaan olahraga di daerah. "Kami sangat mengapresiasi dukungan dari Dispora, karena tanpa dukungan tersebut, kami tidak akan bisa mencapai prestasi ini," ucapnya.
Ke depannya, Kaltim berharap dapat mempertahankan prestasi ini dan bahkan meningkatkan kualitas pembinaan pencak silat agar bisa tampil lebih dominan di tingkat nasional. "Kami akan terus berusaha mengasah kemampuan atlet, agar Kaltim bisa menjadi juara di Popnas nanti," tutup Sri Murni. Dengan pencapaian luar biasa ini, Kaltim siap bersaing di Popnas mendatang dan menunjukkan kemampuan terbaik mereka. (*)
0 Comments:
Leave a Reply